IPA 1: Rangka Manusia

RANGKA MANUSIA

Rangka Tubuh Manusia
Tahukah kamu mengapa kita dapat berbentuk seperti ini? Tentunya bukan karena cetakannya. Kita dapat berbentuk seperti ini karena tubuh kita ditunjang oleh rangka. Bayangkan saja jika kita tidak punya rangka, mungkin kita bisa dilipat-lipat (kaya kertas) dan dibentuk sedemikian rupa. Karena salah satu fungsi rangka adalah menentukan bentuk. Berhubung letak rangka kita didalam tubuh maka disebut rangka dalam (endoskeleton). Pada hewan berbuku-buku, seperti udang, serangga dan kepiting, rangka terletak diluar tubuh sehingga disebut rangka luar (eksoskeleton), wujudnya berupa kulit yang mengeras.
Rangka tubuh kita disusun oleh 3 jenis jaringan, yaitu jaringan tulang keras, jartingan tulang rawan, dan jaringan ikat sendi (ligamen). Tahukah kalian berapa banyak tulang penyusun rangka tubuh kita? Jumlahnya kurang lebih 206 (mirip tipe mobilnya Bu Wahyu kan). Sungguh kebetulan atau dibetul-betulkan? Biarlah menjadi misteri. Jumlah yang pasti ditentukan oleh umur. Rangka bayi yang baru lahir dibentuk oleh 250 buah tulang, kemudian dalam perkembangan lebih lanjut ada sejumlah tulang yang tumbuh menjadi satu. Tulang merupakan jaringan yang hidup. Ia dapat tumbuh dan memerlukan makanan. Penyusunnya terdiri dari sel-sel tulang, zat kapur atau kalsium, fosfor dan zat perekat (collagen)
Pada tulang keras (biasanya disebut tulang saja), terdapat lebih banyak zat kapur karena itu bersifat keras. Sedangkan tulang rawan, mengandung lebih banyak zat perekat sehingga lebih lentur. Tulang rawan, banyak terdapat pada bayi (maka dari itu, hati-hati kalau sedang memegang bayi) dalam perkembangan lebih lanjut, tulang tersebut akan tumbuh menjadi tulang. Pada orang dewasa, tulang rawan ditemukan pada kuping, hidung, daun telinga, dan sambungan antara tulang dada dengan tulang rusuk. Perlu anda ketahui, tulang rawan tidak dilalui oleh pembuluh darah.
Ikat sandi merupakan suatu jaringan yang kuat tetapi lentur. Fungsinya menghubungkan tulang yang satu dengan tulang yang lain..

Guna Rangka Tubuh Manusia.
            Secara umum manfaat rangka tubuh manusia adalah :
1.       Untuk menegakkan tubuh serta menentukan bentuk tubuh.
2.       Melindungi jaringan lunak yang mudah rusak, misalnya misalnya otak, jantung, paru-paru, hati dan jaringan saraf tulang belakang.
3.       Tempat melekatnya otot-otot rangka.
4.       Tempat pembentukan sel-sel darah ,erah, keeping darah dan sel darah putih.
5.       Bersama-sama dengan otot merupakan alat gerak. Rangka disebut alat gerak pasif, sedangkan otot disebut alat gerak aktif.
6.       Tempat menyimpan dan mengatur Ca dan P.


Susunan Rangka Manusia
1.       Rangka Kepala
a         Tulang Tengkorak (cranial).
Tersusun atas 8 tulang yang kuat dan berbentug zig-zag yaitu :
                                                                                 i.            Tulang Dahi (frontal)                                         (1 buah)
                                                                               ii.            Tulang ubun-ubun (parietal)                                (2 buah).
                                                                              iii.            Tulang Tengkorak Belakang (occipital)               (1 buah).
                                                                             iv.            Tulang Baji (sphensid)                                       (2 buah).
                                                                               v.            Tulang Pelipis (tempiral)                                    (2 buah)


Ketika kita dilahirkan, tulang-tulang ini tidak menyatu. Mengapa demikian? Karena untuk mempermudahkan proses kelahiran kita. Karena denghan demikian  kepala kita sedikit lentur dan dapat melewati saluran lahir ibu dengan lebih mudah. Tulang-tulang itu disatukan oleh lapisan jaringan ikat yang disebut jaringan jahit (sutura), yang secara berangsur-angsur berubah menjadi tulang. Daerah tempat bersatunya disebut sendi tetap.

b         Tulang Wajah (fasiali).
Tersusun atas 14 tulang, yaitu :
                                                                                 i.            Tulang Rahang Atas (maxilla)                            (2 buah).
                                                                               ii.            Tulang Rahang Bawah (mandibula)                    (2 buah).
                                                                              iii.            Tulang Pipi dg Lengkung Pipi (zyapromaties)      (2 buah).
                                                                             iv.            Tulang langit-langit (palatun)                              (2 buah).
                                                                               v.            Tulang hidung (nasal)                                         (2 buah).
                                                                             vi.            Tulang Air Mata (laerimal)                                 (2 buah).
                                                                            vii.            Tulang mata bajak                                             (1 buah).
                                                                          viii.            Tulang lidah                                                      (1 buah).
Tulang rahang atas (maxilla) maupun rahang bawah (mandibula lho bukan mandi bola) ditumbuhi gigi. Dua tulang rahang atas membentuk langit-langit, dasar lubang mata, dan rongga hidung. Tulang rahang bawah, terbagi dua ketika lahir dan menyatu setelah kira-kira satu tahun. Tahukah kalian tulang ini merupakan satu-atunya tulang kepala yang dapat bergerak bebas. Gunanya untuk menggigit dan mengunyah makanan. Gerakannya naik turun dan bergeser ke dua sisinya. Tak bisa ke depan ke belakang lho….!!

2.       Rangka Badan
            Rangka badan berfungsi sebagai pelindung organ-organ tubuh yang terletak dalam rongga badan, misalnya jantung dan paru-paru. Rangka badan tersusun tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, gelang bahu, dan gelang pinggul. Tulang belakang merupakan sumbu dari badan dan berhubungan dengan tengkorak. Tulang ini sering disebut tulang punggung (vertebral column) atau tulang pendukung pusat tubuh (spiral column). Dengan kata lain tulang belakang (atau yang sering kita sebut tulang punggung) merupakan tulang yang menjadi master dari rangka yang bertugas menjadi penopang utama rangka. Maka dari itu, orang yang bekerja untuk menghidupi dan dijadikan penopang keluarganya disebut “tulang punggung keluarga”. .Jumlah tulang belakang ada 33 disebut ruas tulang punggung (vertebra), yang terbagi lagi menjadi :
a.       Tulang Leher (7 ruas), ruas yang pertama disebut tulang atlas, tulang ini berbentuk khusus sehingga sesuai untuk perputaran kepala, tulang yang kedua disebut tulang pemutar.
b.       Tulang punggung (12 ruas), ruas-ruas tulang punggung lebih kecil dan sulit digerakkan. Pada masing-masing ruasnya melekat tulang rusuk.
c.       Tulang Ekor (4 ruas), keempat ruas tulang ekor ini juga menyatu membentuk tulang ekor (coccyx).
Tahukah kamu masing-masing ruas tulang belakang terbuat dari tulang spons yang berisi sumsum tulang merah dan dikelilingi lapisan tulang kompak yang tipis. Tonjolan tulang menghubungkan ruas yang satu dengan ruas yang lainnya dan ditahan ditempatnya oleh otot, tendon dan ligament. Diantara ruas-ruas tulang belakang terdapat suatu jaringan tulang rawan yang keras dan lentur. Tahukah kamu keseluruhan tulang belakang melengkung membentuk huruf S, sangat kuat sehingga dapat menegakkan tubuh dan menopang kepala yang berat, pada saat yang sama cukup lentur untuk membungkuk dan meliuk.
Tulang dada, bentuknya pipih agak lebar, panjangnya kira-kira 1-20 cm, pada bagian bawah agak mengecil. Tulang ini berhubungan dengan tulang selangka  dan tulang rusuk. Tulang dada dapat dibedakan menjadi :
a.       Tulang dada atas (manubrium).
b.       Tulang dada tengah
c.       Pedang-pedangan (tonjolan xiphoid).
Tulang rusuk, tahukah kamu bentuknya? Bentuknya pipih, panjang dan membentuk sangkar. Jumlahnya 12 pasang. Menurut kamu apa fungsinya? Bukan untuk mengurung burung lho! Fungsi dari tulang rusuk adalah melindungi paru-paru dan beberapa organ tubuh lainnya. Tulang ini bergabung dengan ruas tulang punggung lalu melengkung keluar dan melingkar ke tubuh bagian depan. Tulang rusuk dirinci lagi menjadi :
a.       Tulang rusuk sejati 7 pasang, tulang rusuk ini disatukan ketulang dada oleh tulang rawan.
b.       Tulang rusuk palsu 3 pasang, 3 pasang tulang rusuk ini tidak langsung dihubungkan ke tulang dad tetapi terlebih dahulu disatukan oleh tulang rawan.
c.       Tulang rusuk melayang 2 pasang, dinamai demikian karena kedua pasang tulang rusuk ini tidak berhubungan dengan tulang dada atau tulang rusuk lain.
Tulang gelang bahu merupakan tempat persendian dengan bahu (lengan atas) terdiri dari :
a.       Tulang selangka atau clvicula 2 buah, bentuknya seperti huruf S.
b.       Tulang belikat atau scapula 2 buah, berupa tulang pipih yang mempunyai tonjolan sehingga disebut tulang paruh gagak.
            Tulang gelang panggul, merupakan tempat persendian dengan tulang paha. Tulang gelang panggul dapat kita rinci lagi menjadi :
a.       Tulang usus                                                                   (2 buah)
b.       Tulang duduk                                                                (2 buah)
c.       Tulang kemaluan                                                           (2 buah)
3.       Rangka Anggota gerak
            Tulang anggota gerak berupa tulang pipa dan tulang pendek yang berhubungan atu sama lainnya dengan perantara persendian. Fungsi utamanya untuk bergerak sehingga diberi nama tulang anggota gerak.
Rangka anggota gerak dapat dirinci lagi menjadi rangka anggota gerak atas dan rangka anggota gerak bawah. Rangka anggota gerak atas terdiri dari :










a.       Tulang lengan atas                                                         (2 buah)
b.       Tulang hasta                                                                 (2 buah)
c.       Tulang pengumpil                                                          (2 buah)
d.       Tulang pergelangan tangan                                             (16 buah)
e.       Tulang telapak tangan                                                    (10 buah)
f.        Tulang jaringan tangan                                                   (28 buah)

Rangka anggota gerak bawah terdiri atas :



a.       Tulang paha                                                                  (2 buah)
b.       Tulang betis                                                                  (2 buah)
c.       Tulang kering                                                                (2 buah)
d.       Tulang tempurung lutut                                                  (2 buah)
e.       Tulang pergelangan kaki                                                (14 buah)
f.        Tulang telapak kaki                                                        (10 buah)
g.       Tulang jari kaki                                                              (28 buah)

Bentuk Tulang
            Tahukah kalian bentuk tulang bermacam-macam. Menurut bentuknya tulang dibedakan:
1.       Tulang Pipa
Bentuknya seperti pipa dan didalamnya berisis sumsum kuning.
Contohnya, tulang paha, tulang kering, dan tulang lengan atas.
2.       Tulang Pipih
Bentuknya pipih dan didalamnya berisi sumsum merah.
Contohnya, tulang dada, tulang rusuk, tulang belikat dan tulang panggul.
3.       Tulang Pendek
Bentuknya pendek dan didalamnya berisi sumsum merah.
Contohnya, tulang-tulang pergelangan tangan dan kaki, ruas-ruas tulang belakang dan tulang-tulang jari tangan atau kaki.



Struktur Tulang
            Tahukah kamu apa itu periosteum?  Periosteum adalah bagian terluar dari tulang yang berupa lapisan jaringan pengikat yang kuat yang merupakan tempat melekatnya otot dan mengandung banyak pembuluh darah yang memberikan makanan bagi tulang. Jaringan tersebut menyelubungi semua permukaan tulang, kecuali pada bagian tulang rawan yang menghubungkan tulang dengan sendi.
            Dibawah poriosteum terdapat lapisan jaringan padat disebut tulang kompak. Mengapa dinamakan tulang kompak? Karena irisan jaringan itu jika kita amati dengan mikroskop, akan terlihat banyak kelompok yang terdiri dari lingkaran-lingkaran yang berlapis-lapis. Tiap lapisan-lapisan lingkaran itu mengelilingi suatu saluran kecil yang disebut saluran havers. Saluran ini berisi pembuluh darah dan saraf sel-sel tulang (osteosit) melekat dalam kerangka keras yang berupa lingkaran-lingkaran tersebut. Lingkaran tersebut terbuat dari serat kologen dan diperkuat oleh mineral yang mengandung kalsium karbonat dan kalsium fosfat. Disebelah dalam dari tulang kompak terdapat lapisan jaringan tulang spons. Pada tulang spons ini terdapat garis tulang (trabecula) yang tersusun untuk menahan berat dan tekanan.
            Pada tulang pipa, setelah lapisan jaringan tulang spons terdapat lubang. Walapun sedikit, lubang ini mempengaruhi kekuatannya, serta membuat tulang pipa menjadi lebih ringan. Pada bayi dan anak-anak rongga tulang spons dan lubang pada tulang pipa berisi sumsum merah. Sumsum ini sangat penting, sebab di sinilah sel darah merah, keping darah, dan sebagian besar sel darah putih dihasilkan. Tahukah kamu, pada orang dewasa, sumsum merah hanya ditemukan pada ujung atas tulang lengan atas, dan tulang paha atas, bagian tengkorak, ruas tulang belakang, rusuk, tulang dada dan tulang usus? Mengapa bisa demikian? Karena sejalan dengan pertambahan usia, sebagian dari sumsum merah tersebut berubah menjadi sumsum lemak kuning. Tubuh kita mengatur produksi sel darah sesuai dengan kebutuhan. Apabila terserang penyakit, tubuh memproduksi sel darah putih lebih banyak untuk memeranginya.

Hubungan Antar Tulang
             Seperti telah kita ketahui bersama, rangka tubuh kita ini tersusun dari 206 buah tulang. Setiap tulang tersebut tidak lepas sendiri-sendiri, melainkan saling berhubungan satu sama lainny, seperti manusia kan? Hubungan antar tulang ini disebut sendi. Jika hubungan antara tulang tersebut tidak dapat digerakkan, maka disebut sendi mati. Misalnya, hubungan antar tulang penyusun tengkorak. Jika dapat digerakkan, tetapi kemungkinan geraknya sedikit sekali, disebut sendi kejur dan sendi kaku. Contohnya, hubungan antar tulang rusuk dan tulang dada, yang diantaranya terdapat tulang rawan. Sedangkan hubungan antar tulang yang dapat digerakkan secara bebas disebut sendi gerak. Contohnya, antara hubungan tulang lengan dengan tulang bahu, dalam pengertian sehari-hari, sendi gerak inilah yang disebut dengan sendi atau persendian. Tubuh kita memiliki kurang lebih 70 sendi.
            Tulang-tulang yang menyusun sendi gerak, dihubungkan oleh jaringan ikat sendi. Ujung kedua tulang itu terdapat rongga sendi yang berisi cairan pelumas disebut minyak sendi atau minyak synovial (bukan pelumas bertehnologi lho).
            Apakah anda mengetahui macam sendi menurt gerakannya? Tentu saja disini anda akan segera mengetahuinya. Jenis gerakan yang dimungkinkan oleh suatu sendi tergantung pada bentuk tulang-tulang yang bertemu pada sendi tersebut. Berdasarkan macam geraknya, sendi gerak dapat kita bedakan lagi menjadi sebagai berikut :
1         Sendi putar(sendi guling), tulang yang satu memutari tulang yang lain sebagai poros. Misalnya, tulang pengumpil dengan tulang hasta, tulang atlas (tulang penyangga tengkorak) dengan tulang pemutar.





2         Sendi engsel, gerakannya hanya kesatu arah, seperti gerakan pintu atau jendela. Misalnya, ruas-ruas jari, siku dan lutut.






3         Sendi peluru, ujung tulang yang satu berbentuk bonggol dan ujung tulang yang lain berbentuk lekukan yang sesuai dengan ukurannya, gerakannya dapat ke segala arah. Misalnya, tulang paha dengan gelang, panggul.



4         Sendi pelana (sendi geser), gerakan kedua arah, seperti orang naik kuda diatas pelana. Permukaan tulang-tulang yang saling bergerak berbentuk datar. Misalnya, sendi pada ruas-ruas tulang belakang, sendi antara tulang telapak tangan dengan tulang pergelangan tangan.




Kelainan dan Gangguan pada Tulang
Selain disebabkan oleh kuman-kuman nakal, yang membawa berbagai macam penyakit, tulang dan sendi dapat pula terkena penyakit dan mengalami kelainan-kelainan (bukan kelainan jiwa lhoh). Tulang akan menjadi sakit dan lama-kelamaan akan rapuh sama hal nya dengan rapuhnya usia. Kita akan bahas kelainan dan gangguan pada tulang dan sendi.
1         Kelainan dan gangguan pada sendi
Tiap-tiap sendi dibungkus dengan selaput sendi (bukan dibungkus plastik) dan diperkuat dibagian luarnya oleh jaringan ikat sendi. Apabila sendi mengalami infeksi, rongga sendi akan diisi oleh suatu cairan yang disebut dengan getah radang. Setiap gerakan pada sendi ini menimbulkan rasa sakit, keadaan ini disebut artitis eksudatif. Sebaliknya, hal seperti tadi juga dapat mengakibatkan kekurangan minyak sendi sehingga pada waktu sendi digerakkan seperti berderik-derik dan menimbulkan rasa nyeri, keadaan seperti ini disebut artitis sika.
Selaput dan jaringan ikat sendi dapat pula rusak atau bergeser. Sobeknya selaput sendi disebut memar, sedangkan lepasnya ujung tulang dari sendi disebut urai sendi atau dislokasi. Dislokasi sering terjadi pada bahu, siku, ibu jari atau jari dan lutut ketika dua tulang dalam satu sendi keluar dari posisinya karena pukulan yang kuat atau suatu gerakan memilin yang sangat dipaksakan.
2         Kelainan dan Gangguan pada Tulang.
Tulang kita sangat kuat (tapi tak sekuat gatotkaca yang berotot kawat dan bertulang besi), tetapi dapat pula patah apabila mendapat tekanan atau benturan yang terlalu keras. Tulang yang patah disebut fraktura. Apabila patahan tulang tidak merobek kulit pembungkusnya disebut fraktura tertutup. Sebaliknya, apabila tulang yang patah tersebut sampai mencuat keluar kulit disebut frakta terbuka. Apabila lebih dari satu patahan pada sebuah tulang disebut fraktura berganda. Apabila patah tulang terjadi pada anak-anak yang masih bertulang lentur dapat menyebabkan patahan tidak bersih dan tidak lengkap, ini disebut fraktura sebagian. Tulang orang tua lebih rapuh dan mudah patah, terutama mereka yang menderita ostioporosis.
Perawatan terbsik kasus patah tulang adalah dengan mengistirahatkan tulang yang patah. Kedua bagian patahan tulang diletakkan pada posisi yang benar dan disatukan seperti posisi semula. Hal ini dapat mencegah sisi tulang patah yang tajam merusak jaringan disekitarnya dan member kesempatan pada sel-sel tulang untuk bekerja memperbaikinya.
Tulang mengandung sel-sel pembentuk tulang (osteoblas) dan sel-sel penghancur tulang (osteoklas). Apabila tulang patah, osteoklas menghancurkan tulang yang rusak dan osteoblas membentuk jaringan tulang yang baru.
Perbaikan tulang yang patah merupakan kemampuan dari tubuh untuk memperbaiki tulangnya sendiri dengan cara :
a.       Persediaan darah ekstra menuju ke daerah yang patah membentuk suatu pembengkaan/haemotoma.
b.       Kira-kira 12 jam kemudian darah menggumpal. Serat tulang yang mengandung kapur (kolagen) membentuk pembungkus disekeliling kedua ujung tulang seperti selongsong.
c.       Kolagen secara berangsur-angsur dipenuhi kalsium dan berubah menjadi jaringan tulang baru.
d.       Menyambung kedua ujung tulang yang patah.
Pada setiap tulang yang masih hidup, terdapat selaput tulang (periosteum) yang bertugas menumbuhkan tulang. Jika periosteum ini rusak bagian tulang yang tidak lagi memperoleh makanan dari periosteum menjadi mati dan mengering, keadaan seperti ini disebut nekrosisi. Periosteum mamou pula menyambung tulang yang patah. Sambungan ini disebut kalus. Apabila tulang itu hanya retak saja maka kalus dibentuk dengan cepat, retaknya tulang disebut fiisura.
Kebiasaan duduk atau berdiri yang salah dapat pula menimbulkan kelainan bentuk tulang belakang. Misalnya terjadi skoliosis, tulang belakang bengkok kekanan atau kekiri losis, tulang belakang membungkuk lordosisi, tulang belakang bagian pinggang membengkok ke belakang dan bagian punggung bengkok ke depan. Kelainan tulang ini dapat dilihat dengan foto sinar X (foto Rontgen).


Pertanyaan:
1.       Apakah tulang yang patah dapat kembali pulih? Zat apa yang berperan? (Jati)
2.       Mengapa tulang saat bayi lebih banyak daripada tulang saat telah dewasa? (Heny)
3.       Sendi mati apakah termasuk penyakit? Jika bukan, di manakah terdapat pada rangka manusia? (Kiki)

Jawab:
1.       Tulang yang patah dapat kembali pulih, karena tulang mempunyai kemampuan untuk memperbaiki diri. Zat yang berperan adalah kalsium. Apabila masih usia pertumbuhan, kemungkinan dan kecepatan pulihnya sangat besar.
2.       Tulang saat bayi lebih banyak daripada tulang saat telah dewasa karena saat bayi, kita mempunyai banyak tulang rawan yang dimana dalam perkembangannya tulang-tulang rawan tersebut menyatu.
3.       Sendi mati bukan termasuk penyakit. Sendi mati banyak ditemui pada rangka tengkorak.




download materi lengkap DISINI
download power pointnya DISINI
Category:

0 komentar:

Poskan Komentar